Karena Telinga Tidak Bisa Berdusta

Single Baru RUZAN FIKRA & AKSI MASSA Mengawal Rakyat Untuk Merdeka

“Katanya merdeka nyatanya masih dijajah utang,,, rakyat makin mampus kaki tangan malah nambahin utang”

Kluetezzfm.com Sebuah penggalan lirik sederhana dari band hard rock baru asal Yogyakarta ini seperti sentilan kecil yang bisa juga jadi pengingat bahwa negeri ini sebenarnya tidak baik baik saja. Ruzan Fikra & Aksi Massa mencoba memberikan perspektif baru menyoal isu sosial dan ekonomi yang semakin lama dianggap lumrah untuk terjadi di negeri kita.

Ruzan Fikra & Aksi Massa terbentuk pada tahun 2017. Diawali dari Ruzan Fikra, seorang gitaris blues Yogyakarta yang dalam perjalanan bermusiknya menemukan kegelisahan dan pemikiran-pemikiran kritis terhadap kondisi sosial ekonomi di sekitar nya.

Tidak lama berproses dengan idealisme nya sendiri, Ruzan Fikra dipertemukan dengan Mz Gndrg, pemain bass dari ranah progresif rock, yang juga sangat mengidolakan pemikiran-pemikiran dari para pendiri bangsa. Gayung pun bersambut, perlahan musik blues yang digelutinya bertahun-tahun pun sedikit bergeser ke arah yang lebih keras dan menghentak tanpa menghilangkan sisi blues nya.

Sejak itu lah, mereka berdua mulai meramu konsep musik Aksi Massa sebagai media aktivisme untuk perjuangan rakyat. Di perjalanan nya, dua personel lain Akbar Kribz (gitar) dan Rijalu (drum) turut serta dalam menggemakan suara band Aksi Massa ini.

Dan akhirnya, di hari kemerdekaan Indonesia ke 74 nanti, Ruzan Fikra & Aksi Massa akan memulai perjuangannya dalam menyuarakan isu-isu sosial dengan merilis karya pertama mereka yang berjudul Republik Utang di platform-platform digital streaming seperti Spotify, Apple Music, Bandcamp, dan di kanal resmi www.aksimassa.com. Dengan dibantu Uya cipriano sebagai sound engineer dan produser lepas dalam proses produksi nya, agenda peluncuran album perdana Ruzan Fikra & Aksi Massa pun akan segera direalisasikan, dan akan diumumkan di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *